Janjian dengan matahari
Jika kau mengganggap apa yang aku tulis sekarang ini nyata
itu mustahil karna aku sedang ingin
menggarang bebas tentang apa saja yang
tangan aku ingin ketikan, yang gapenting kamu tau sih aku
sering bangun siang
karna aku tidur terlanjur malam terus, dimana ada hari matahari pagi mencariku
“katanya kemana saja ko jarang keliatan sih ? padahal aku ingin ngobrol banyak”
aku tau itu karna dia menyimpan surat di pinggir jalan tepatnya di depan
rumahku jadi aku tau, terus aku balas lagi dengan rasa rindu juga “ohiya?
Yaudah aku tunggu besok pagi aja ya dekat tukang photo copy?” sorenya aku
jalan-jalan menggunakan delman untuk mencari tau seberapa kuat kuda menopang
berat di punggungnya, tapi aku merasa kasihan pada kuda itu karna dia di paksa
buta oleh pemiliknya dengan cara menutupi mukanya dengan topeng seperti wayang
padahalkan kuda itu tidak ingin menjadi super hero ya? Atau jangan-jangan
ingin? Yang aku binggung gimana nih cara berkomunikasinya dengan kuda itu karna
aku tidak paham dengan apa yang ia katakan padahal aku penasaran dengan
kebenaran itu aku nanya kasirnya dia tidak mengetahuinya jadi misteri mungkin
semua ini tapi sudahlah semua itukan cuman kehidupan aku juga sudah berbisik
pada kuda itu untuk nikmati saja hidupmu da dan kuda itu tidak menjawab
Komentar
Posting Komentar